Mengenali Islamul Khaffah

  • Bagikan

 

Bitung – Brasnews.net, Bagian Ke-dua Kamis (26/9/24)

# Penjelasan Tentang Rukun Islam

  • Rukun Islam Pertama Adalah Mengucapkan Syahadat

Untuk itu akan dikemukakan tentang dalil-dalai syahadat.

Qs : At Taubah Ayat 129

فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Artinya :

Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah ; “Cukuplah Allah bagiku” Tidak ada Tuhan selain Dia.Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang Agung”.

Qs : Ar Ra’d Ayat 30

كَذَٰلِكَ أَرْسَلْنَاكَ فِي أُمَّةٍ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهَا أُمَمٌ لِتَتْلُوَ عَلَيْهِمُ الَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَهُمْ يَكْفُرُونَ بِالرَّحْمَٰنِ ۚ قُلْ هُوَ رَبِّي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ مَتَابِ

Artinya :

Demikianlah, kami telah mengutus kamu pada suatu umat yang sungguh telah berlalu beberapa Umat sebelumnya, supayah kamu membacakan kepada mereka (Alqur’an) yang kami wahyukan kepadamu, padahal mereka kafir kepada Tuhan yang Maha Pemurah. Katakanlah : “Dia-Lah Tuhanku Tidak ada Tuhan Selain Dia; hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya aku bertaubat.

Qs : Al Fath Ayat 29

مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

Artinya :

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku dan sujud mencari karuniah Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tanpak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat merka dalam taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus diatas pokoknya ; Tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang sholeh diantara mereka ampunan dan pahala yang besar.

Qs : An Nisa Ayat 170

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الرَّسُولُ بِالْحَقِّ مِنْ رَبِّكُمْ فَآمِنُوا خَيْرًا لَكُمْ ۚ وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Artinya :

Wahai Manusia, Sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu  dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang dilangit dan dibumi itu adalah kepunyaan Allah. dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Hadits :

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله،ُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ االلهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ (رواه البخاري ومسلم)

Artinya :

Islam ialah bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad SAW pesuruh Allah, mengerjakan sholat lima waktu, memberikan zakat, melakukan puasa bulan Ramadhan, dan menjalankan ibadah Haji jika mampu” (HR : Muslim dari Umar bin khatab)

Hadits :

عن ابى هرىرة رضىى الله عنه قل قل رسول الله صلى الله علىه وسلم ما قل عبد لا اله الا الله قط محلصا الا قبحت له ابواب العسماء حدى تقضىى الى العرش ما اجتسب الكباتر

Artinya :

Dari Abu hurairah dia berkata Rosulullah SAW bersabda ; “Tidaklah seorang hamba mengatakan “Laa Ilaaha Illallah” sekali dengan penuh Keikhlasan  melainkan dibuka baginya pintu langit Dan dilapangkan hingga selama tidak melakukan Dosa besar. (Tirmidzi 3514 Ad Da’wad)

Hadits :

فَإِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَى النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ . يَبْتَغِى بِذَلِكَ وَجْهَ اللَّهِ

Artinya   :

“Sesungguhnya Allah mengharamkan dari neraka, bagi siapa yang mengucapkan laa ilaha illallah (tiada sesembahan yang benar disembah selain Allah) yang dengannya mengharap wajah Allah” (HR : Bukhari no. 425 dan Muslim no. 33)

Hadits :

صحيح البخاري ٦٩٣٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ وَاصِلٍ عَنْ الْمَعْرُورِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ذَرٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتَانِي جِبْرِيلُ فَبَشَّرَنِي أَنَّهُ مَنْ مَاتَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ قُلْتُ وَإِنْ سَرَقَ وَإِنْ زَنَى قَالَ وَإِنْ سَرَقَ وَإِنْ زَنَىّ

Baca juga beritanya  Cegah Terjadinya Longsor, Dandim 0117/Aceh Tamiang Bersama Forkopimda Tanam Vetiver

Artinya :

Dari Abu dzar sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : Jibril mendatangiku dan memberi kabar gembira dan memberitahukan kepadaku bahwa sesungguhnya barangsiapa yang mati tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu maka masuk surga, Aku bertanya : “meskipun dia berzinah dan mencuri,? beliau menjawab, “Ya” (HR : Bukhori 1161, Muslim 137, Tirmidzi, 2568, Ahmad 20446)

Hadits :

“أتيتُ النبيَّ صلى الله عليه وسلم وعليه ثوبٌ أبيضُ ، وهو نائمٌ ، ثم أتيْتُه وقد استيقَظَ ، فقال : ما مِن عبدٍ قال : لا إلهَ إلا اللهُ ، ثم ماتَ على ذلك إلا دخَلَ الجنةَ

Artinya :

“Tidak seorangpun orang yang mengucapkan kalimat Laa Illaha Ilaallah, kemudian Dia Mati dalam Pengakuannya itu, melainkan dia masuk Surga. Abu dzar bertanya, “Sekalipun dia berzina dan mencuri? Jawab Rosulullah “Ya, Meskipun dia berzina meskipun dia mencuri” (HR : Muslim 138 Dari Abudzar)

  • Rukun Islam Yang Kedua Yaitu Sholat

Untuk itu akan dikemukakan dalil-dalil tentang sholat.

Qs : Al Baqarah Ayat 43

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Artinya :

Dan Dirikanlah Sholat, tunaikan zakat, dan rukulah bersama orang-orang yang ruku.

Qs : Taha Ayat 14

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Artinya :

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang Haq) selain Aku, Maka sembahlah Aku dan Dirikanlah sholat untuk mengingat Aku.

Qs : Taha Ayat 132

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ

Artinya :

Dan perintahkanlah kepada keluargamu Mendirikan sholat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rizki kepadamu, Kamilah yang memberi  rizki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertaqwa.

Qs : Al Ankabut Ayat 45

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Artinya :

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Alkitab (Alqur’an) dan Dirikanlah Sholat. Sesungguhnya sholat itu mencega dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Qs : Al Baqarah Ayat 238

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

Artinya:

Peliharalah semua sholatmu, dan (peliharalah) Sholat Wusthaa Berdirilah untuk Allah (dalam Sholatmu) dengan khusyu.

# Jenis Ragam Sholat

  • Sholat Fardhu (Wajib) Atau Wajib Bagi Setiap Individu

Sholat Fardhu adalah sholat yang telah ditentukan hukum wajibnya, merupakan perintah Allah langsung tatkala Nabi Mi’raj. yaitu sholat wajib (lima waktu), seperti Shubuh, Dzhuhur, Ashar, Magrib dan Isya.

Qs : An Nisa Ayat 103

فَإِذَا قَضَيْتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا ٱطْمَأْنَنتُمْ فَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ ۚ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتْ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ كِتَٰبًا مَّوْقُوتًا

Artinya :

Maka Apabila kamu telah menyelesaikan Sholat(mu), ingatlah Allah diwaktu berdiri, diwaktu duduk dan diwaktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah sholat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya sholat itu adalah Fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.

  • Sholat Sunat Fajar

Sholat sunat Fajar adalah sholat sunat yang senantiasa dilakukan Nabi dua raka’at sebelum shubuh.

Hadits :

لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْر

Artinya :

Aisyah ra, berkata : “Tidaklah kerajinan Nabi SAW menempati sembahyang sunat melebihi dari ketetapannya (kerajinannya) dalam sembahyang dua raka’at (Sunnat) Fajar. (Shahih, R. Bukhari, Muslim, Riadhus Shalihin II, hal. 178)

Hadits

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Artinya:

Aisyah ra berkata : Bersabda Nabi SAW : “Dua raka’at (sholat) Sunnat Fajar lebih baik dari dunia dan seisinya (Shahih R. Muslim 1193, Riadhus Shalihin)

  • Sholat Sunat Dhuhah

Sholat sunat Dhuha adalah sholat sunat yang dilakukan pada pagi hari antara jam (tujuh) sampai jam (delapan), raka’at genap setiap dua raka’at satu kali salam.

Hadits :

أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لا أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ : صَوْمِ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Artinya:

Abu huraira ra berkata : Kekasihku Rasulullah SAW berpesan kepada saya supayah berpuasa tiga hari tiap bulan, dan sembahyang dua raka’at Dhuha dan sembahyang witir sebelum tidur. (Shahih R. Bukhari, Muslim, Riadhus Shalihin II, hal.195)

Hadits :

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ ، وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَ .

Baca juga beritanya  Tutup Apel Komandan Satuan, Pangdam IM Berpesan Jadikan Prajurit Petarung.

Artinya :

Abu Dzar ra, berkata : Bersabda Nabi SAW ; “Pada tiap pagi ada kewajiban untuk tiap-tiap persendian bersedekah. Dan tiap tasbih itu sedekah dan tahlil itu sedekah dan tiap tahmid itu sedekah dan tiap takbir itu sedekah dan menganjurkan kebaikan itu sedekah dan mencegah yang munkar itu sedekah dan cukup mengantikan semua itu dua raka’at Sunnat Dhuha. (Shahih, Muslim 1181, Riadhus Shalihin II hal. 196)

Hadits :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا ، وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّ

Artinya :

Aisyah ra berkata : Adanya Rasulullah SAW sembahyang Dhuha  empat raka’at dan kadang-kadang melebihi dari itu sekehendak Allah. (Shahih R. Muslim, Riadhus Shalihin II hal. 196)

Hadits :

أن النبي صلى الله عليه وسلم دخل بيتها يوم فتح مكة وصلى ثماني ركعات، فلم أر صلاة قط أخف منها؛ غير أنه يتم الركوع والسجود

Artinya :

Dari Ummi Hani ‘ (Fakhitah binti Abithalib ra) sesungguhnya Nabi SAW ketika tahun Fatah (yaitu pengambilan kembali kekuasaan kota mekkah) beliau mandi dirumahnya dan beliau sembahyang Dhuha delapan raka’at. (Shahih R. Bukhari, Muslim)

  • Sholat Sunat Tarawih

Sholat sunat tarawih adalah sholat sunat yang dicontohkan oleh Nabi yaitu delapan raka’at dilakukan selama malam Ramadhan.

Hadits :

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانَا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْذنْبِه

Artinya ;

“Abu huraira ra berkata : “Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang bangun bulan Ramadhan, karena Iman dan mengharapkan pahala dari Allah akan diampunkan semua Dosa yang lalu. (Shahih R. Bukhari, Muslim. Riadhus Shalihin II hal. 217)

Hadits :

إِِنَّ رَمَضَانَ شَهْرٌ فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَهُ وَإِنِّي سَنَنْتُ لِلْمُسلِمِيْنَ قِيَامَهُ فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِعيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنَْ الذُّنُوبْ كَيَوْم وَلَدَتْهُ أُمُّه

Artinya :

“Abu hurairah ra berkata : Rasulullah SAW selalu menganjurkan kepada kami supayah bangun Sembahyang malam Ramadhan,  tetapi tidak mewajibkannya, maka ia berkata : “Siapa yang bangun sembahyang pada malam ramadhan, karena Iman karena ingin pahala diampunkan baginya dosa yang lalu (Shahih R. Muslim 1267, Riadhus Shalihin II hal. 217)

  • Sholat Sunat Tahajjud

Sholat sunat Tahajjud adalah sholat sunat yang termaktub didalam Alqur’an qarim pada surat Al Isra ayat 79 adalah sholat sunnat rakaat genap yang lazim dilakukan (delapan) raka’at.

Qs : Al Isra Ayat 79

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ

Artinya :

Dan pada sebahagian malam hari Bersembahyang Tahajjudlah kamu sebagai suatu Ibadah tambahan bagimu ; Mudah-mudahan Tuhan-Mu mengangkat kamu ketempat yang terpuji.

Hadits :

أفشوا السلام، وأطعموا الطعام، وصلوا الأرحام، وصلوا بالليل والناس نيام تدخلوا الجنة بسلام

Artinya :

“Abdullah bin salam ra, berkata : Bersabda Nabi SAW ; “Hai sekalian Manusia, sebarkanlah Salam, dan berikanlah makan dan Sembahyanglah malam, diwaktu manusia sedang tidur, supayah kamu masuk surga dengan selamat. (HR : Tirmidzi, Riadhus Shalihin II hal. 209)

  • Sholat Sunat Tasbih

Sholat sunat tasbih adalah sholat sunat empat raka’at dengan bacaan tasbih yang telah ditentukan.

Hadits :

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَـلَّمَ قَالَ لِلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ المُطَّلِبِ يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّاهُ أَلاَ أُعطِيْكُ أَلاَ أَمْنَحُكَ أَلاَ أَحَبُوِكَ أَلاَ أَفَعَلُ بِـكَ عَشْرَ خِصَالٍ إِذَا أَنْتَ فَعَلْـتَ ذَلِكَ غَفَرَ اللهُ لَكَ ذَنْبَكَ أَوْلَهُ وَآخِرَهُ قَدِيمـَهُ وَحَدِيْثَهُ خَطَأَهُ وَعَمْدَهُ صَغِيْرَهُ وَكَبِـيْرَهُ سِـرَّهُ وَعَلاَنِيَـتَهُ عَشْرَ خِصَالٍ أَنْ تُصَلِّيَ أَرْبـَعَ رَكَعَاتٍ تَكْرَأُ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ فَاتِحَةَ الكِتَابِ وَسُورَةً فَإِذَا فَرَغْتَ مِنْ الْقِرَائَةِ فِي أَوَّلِ رَكْعَةٍ وَأَنْتَ قَائِمٌ قُلْتَ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُلِ لِلَّهِ وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ خَمْسَ عَشْرَةَ مَرَّةً ثُمَّ تَرْكَعُ فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنْ الرُّكُوعِ فَتَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَهْوِي سَـاجِدًا فَتَقُولُهَا وَأَنْتَ سَـاجِدٌ عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنْ السُّجُودِ فَتَقُولُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَسْـجُدُ فَتَقُولُهَا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُولُهَا عَشْرًا فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُونَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ تَفْعَلُ ذَلِكَ فِي أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ إِنْ اسْتَطَعْتَ أَنْ بُصَلِّيَهَا فِي كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُ فَفِي كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي كُلِّ سَـنَةٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِي عُمُركَ مَرَّةً

Artinya :

Rasulullah SAW bersabda kepada Abbas bin abdul Muthalib ” Wahai abbas, Pamanku, apakah engkau suka kuberi kukaruniai, kuberi hadiah istimewah, kuajari sepuluh macam perbuatan yang dapat menghapus sepuluh macam dosa. Jika paman mengerjakan itu, pasti Allah mengampuni dosa-dosa paman, baik yang terdahulu maupun yang sekaran, yang sudah lama maupun yang baru, yang tidak sengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang jelas, sepuluh amal itu ialah Sholat empat raka’at tiap raka’at membaca surah Fatihah dan surah apa saja, selesai membaca itu dalam raka’at pertama lalu membaca diwaktu masih berdiri ; “Subhanaullahi Walhamdulillahi Walaa Ilaaha Illaullahu Wallahu Akbar,” sebanyak lima belas kali lalu ruku, dan membaca diwaktu masih ruku’ membaca tasbih seperti tersebut diatas, sebanyak sepuluh kali dan I tidal dari ruku’ dan baca lagi sepuluh kali turun untuk mengerjakan sujud dan baca lagi sepuluh kali, angkat kepala dari sujud (sebelum berdiri) dan diwaktu duduk membaca itu juga sepuluhkali, jadi jumlahnya ada tujuh puluh lima kali dalam setiap raka’at. Demikianitulah yang harus dikerjakan dalam setiap raka’at dari keempat raka’at itu. Apabilah dapat dikerjakan sekali tiap-tiap hari kerjakanlah. Kalau tidak dapat boleh setiap jum’at sekali dan kalau tiap-tiap jum’at juga tidak dapat, boleh dikerjakan setiap tahun sekali. Kalaupun tiap-tiap tahun juga tidak dapat, boleh dikerjakan sekali seumur hidup. (HR : Abu Dawud 1105, Ibnu Majah 1277, Ibnu Khuzaimah dalam kitab Shahihnya)

  • Sholat Sunat Witir
Baca juga beritanya  Personil Polsek Samudera Sambangi SPBU Sampaikan Pesan Kamtibmas

Sholat sunat witir adalah sholat sunat yang dianjurkan Nabi, memiliki raka’at ganjil, satu, tiga, lima dan seterusnya. Sholat witir sebagai sholat penutup dari semua sholat yang telah dilakukan dimalam hari.

Hadits :

إن الله وتر يحب الوتر فأوتروا يا أهل القرآن

Artinya :

Ali ra berkata ; Sembahyang witir itu bukan Wajib sebagaimana sembahyang lima waktu, tetapi Rasulullah SAW telah mencontohkannya dan bersabda : “Sesungguhnya Allah itu Witir (tunggal) suka pada Witir, maka Sembahyang Witirlah wahai ahlil Qur’an” (HR : Abu Dawud 1207, Tirmidzi 415, Riadhus Shalihin II hal. 198)

Hadits :

اجْعَلُوا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

Artinya :

Ibnu Umar ra, berkata : Bersabda Nabi SAW : “Jadikan penghabisan (akhir) sembahyangmu waktu malam ialah Witir.”  (Shahih R bukhari 943, Muslim, Riadus Shalihin II hal. 193)

  • Sholat Sunat Wudhu

Sholat sunat Wudhu ‘adalah sholat sunat dua raka’at yang dilakukan sesudah Wudhu.

Hadits :

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِبِلَالٍ عِنْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ يَا بِلَالُ حَدِّثْنِي بِأَرْجَى عَمَلٍ عَمِلْتَهُ فِي الْإِسْلَامِ فَإِنِّي سَمِعْتُ دَفَّ نَعْلَيْكَ بَيْنَ يَدَيَّ فِي الْجَنَّةِ قَالَ مَا عَمِلْتُ عَمَلًا أَرْجَى عِنْدِي أَنِّي لَمْ أَتَطَهَّرْ طَهُورًا فِي سَاعَةِ لَيْلٍ أَوْ نَهَارٍ إِلَّا صَلَّيْتُ بِذَلِكَ الطُّهُورِ مَا كُتِبَ لِي أَنْ أُصَلِّيَ

Artinya :

“Abu hurairah ra berkata : Rasulullah SAW berkata kepada Bilal : “Hai, Bilal, ceriterakanlah kepadaku, amal perbuatan apakah yang telah kau lakukan yang terbaik didalam Islam, Karena saya telah mendengar suara sendalmu didepanku disurga? Jawab Bilal : “Tiada suatu amal yang sangat saya harapkan didalam Islam, selain jika saya Selesai berwudhu, baik waktu malam atau siang, maka saya Pergunakan sembahyang sekuat saya. (Shahih R. Bukhari, Muslim, Riadhus Shalihin II, hal. 199)

  • Sholat Sunat Tahyatul Masjid

Sholat sunat Tahiyatul masjid adalah sholat sunnat bila memasuki Mesjid sebelum duduk disunnahkan sholat sunat dua raka’at.

Hadits :

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ

Artinya :

“Abu Qatadah ra, berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Jika masuk salah satu kamu ke Mesjid, Maka jangan duduk, hingga Sembahyang dua raka’at.” (Shahih R. Bukhari, Muslim, Riadhus Shalihin II, hal. 198)

  • Sholat Sunat Rawatib

Sholat sunat Rawatib adalah sholat sunat dua raka’at yang dilakukan sebelum atau sesudah sholat wajib.

Hadits :

من صلى ثنتي عشرة ركعة تطوعا في اليوم والليلة ، بني له بهن بيت في الجنة

Artinya :

“Ummi Habibah Romla binti Abi Syufyan ra .berkata : Saya telah mendengar Rosulullah SAW bersabda : “Tiada seorang Muslim yang Sembahyang Sunnat karena Allah, pada tiap hari dua belas raka’at, melainkan Allah akan membangunkan untuknya sebuah Rumah disurga” (Shahih R. Muslim, Riadhus Shalihin II hal. 177)

Hadits :

بين كل أذانين صلاة ، بين كل أذانين صلاة” وقال في الثالثة : “لمن شاء

Artinya :

“Abdullah bin Mughoffal ra, berkata : Rasulullah SAW bersabda ; “Diantara tiap Adzan dan Iqamah ada Sembahyang sunnat. Pada tiap antara Adzan dan Iqamah ada sholat sunnat. Pada tiap Adzan dan Iqamah ada sembahyang sunnat, Bagi siapa yang suka mengerjakannya. (Shahih R. Bukhari, Muslim, Riadhus Shalihin II hal. 177)

 

 

Penulis: Talia
  • Bagikan