Pemkab Bener Meriah Gelar Seminar Strategi Pengembangan Kualitas dan Kuantitas Dayah

Brasnews.net | Bener Meriah

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menggelar terkait dengan strategi pengembangan kualitas dan kuantitas dayah di wilayah tengah Provinsi Aceh di aula pendopo bupati setempat, Kamis (2/11/2023). Seminar tersebut dirangkai dengan acara silaturahmi lantaran diikuti oleh para ulama lintas tengah Provinsi Aceh.

Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Bener Meriah, Tgk Al Muzani menyampaikan, kegiatan seminar ulama lintas tengah Provinsi Aceh ini, merupakan upaya dalam mempererat silaturahmi para ulama yang berada di empat kabupaten wilayah tengah Aceh.

“Kegiatan ini murni kita lakukan untuk mamajukan Pondok Pesantren dan Dayah yang berada di wilayah tengah Aceh. Alhamdulillah kegiatan baik ini, sudah berjalan empat tahun, sebelumnya pelaksanaan tahun 2022 di Ponpes Darul Amin, Aceh Tenggara,” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bener Meriah, Drs. Haili Yoga, M.Si, mengatakan, tema yang diangkat dalam seminar hari ini adalah hal yang sangat penting dan relevan. Mengingat peran yang sangat besar dari ulama dan dayah dalam membentuk karakter dan moral masyarakat.

“Dayah sebagai lembaga pendidikan sangat berperan dalam menjaga dan mengembangkan kearifan lokal dan sejarah,” lanjutnya

Haili Yoga menambahkan, pengembangan kualitas dan kuantitas dayah sangat penting dan merupakan tuntutan dengan peningkatan pelayanan pendidikan yang lebih baik, termasuk pemanfaatan teknologi era digitalisasi seperti sekarang ini.

“Modernisasi dayah menjadi salah satu tugas yang harus dilakukan bagi seluruh dayah. Nilai-nilai keislaman dan sumber daya manusia yang kompeten, selain branding bagi dayah tersebut. Dayah modern juga bertujuan untuk menggemakan bahwa pendidikan itu penting,” ucap Haili Yoga.

Dia mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung dan siap berkolaborasi dalam upaya pengembangan dayah sehingga diperlukan kerjasama dan saling bersinergi dalam upaya pengembangan pendidikan agama di wilayah tengah Aceh.

‚ÄúDengan memajukan pengembangan kualitas dan kuantitas dayah, kita akan memiliki generasi yang kuat dan penuh dengan pengetahuan agama yang baik,” tutup Haili Yoga (Ar/Diskominfo) # Jek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *